Foto Coaching7

COACHING

Definisi coaching berdasarkan International Coach Federation (ICF), adalah kemitraan dengan klien, melalui proses kreatif dan memicu pemikiran, yang mendorong klien untuk memaksimalkan potensi pribadi dan profesionalnya. Dalam pelaksanaannya, coaching memfasilitasi coachee untuk mencapai goal-nya dengan mendefinisikan sendiri goal, ukuran dan langkah-langkahnya atau menyadari situasi dan posisi mental yang saat ini dihadapi oleh coachee. Coaching pada akhirnya mengantarkan coachee ke tujuan yang ingin dicapainya.

Tiga kata kunci dalam definisi coaching menurut ICF, pertama kemitraan. Kemitraan yang dimaksud menurut ICF dalam Coaching Indonesia adalah kesepakatan dalam tujuan. Namun tidak menutup membuka definisi yang lain seperti coach dan coachee sejajar dalam posisi. Mengambil contoh coaching untuk manager dan stafnya di dalam perusahaan. Maka yang menjadi coach adalah dalam manager nya dan yang menjadi coachee adalah stafnya. Bagaimana kemitraan dalam coaching ini bisa terjadi? Bila si manager menanggalkan atribut manager nya dalam melakukan coaching kepada stafnya. Karena bila masih melekatkan jabatan pada saat coaching,
maka situasi menjadi tidak netral lagi. Maka kemitraan pun tidak akan terjadi. Situasi yang dibutuhkan adalah si manager menempatkan diri sebagai partner atau teman. Proses coaching bisa dilakukan dalam kondisi yang informal sambil ngopi di cafe. Bagaimana bila dosen mengcoaching mahasiswa dan situasinya masih menempatkan diri sebagai dosen? Anda pasti sudah tahu jawabannya.

 

Kata kunci kedua adalah proses kreatif. Menurut ICF dalam Coaching Indonesia, proses kreatif disini adalah terjadinya percakapan dua arah. Dalam proses tersebut terdapat proses penggalian fakta dan dapat memunculkan ide coachee. Proses kreatif seseorang dalam coaching biasanya didapatkan seseorang bila percaya dan terbuka dengan coach nya. Bila coach menemui coachee di mental yang sama, ada rasa percaya dan terbuka dengan coachee, serta provokasi pikiran dari coach dengan mengajukan pertanyaan berbobot maka proses kreatif dari coachee umumnya terbentuk dengan baik. Coachee akan lebih berproses dan dan akan terjadi penggalian lebih dalam di dirinya. Sehingga bisa saja menemukan potensi kreatif yang sebelumnya belum terpikirkan bisa jadi mulai terpikirkan.

 

Kata kunci ketiga adalah memaksimalkan potensi, menurut ICF dalam memaksimalkan potensi dapat melahirkan action
plan dan disertai follow up dan review. Coaching adalah salah satu bentuk
pemberdayaan yang berbeda dengan metode pemberdayaan yang lainnya seperti mentoring, training dan counselling. Coaching tidak memberikan intervensi kepada coachee. Segala jawaban coachee dihargai dan dihormati walaupun bisa jadi jawabannya berbeda dengan jawaban pada umumnya atau berbeda juga dengan jawaban dari coach nya.

Image of smart business people looking at their leader while he explaining something on whiteboard during seminar
Foto Coaching4

Coaching Class

  • Effective Coaching For Excellent Performance
  • Leader As A Coach
  • Teacher As A Coach
  • How To Be A Career Coach
Motivator Academy resize
Entrepreneur University resize
ELS Institute resize
Saprobis resize
Logo NNLP copy resize
IBH Logo resize